Sabtu, 28 Januari 2012

Tentukan Tujuan Hidupmu

Ibnu Qudamah mengatakan :”Sesungguhnya pernah terbetik dalam pikiranku untuk mempermisalkan dunia dan para penghuninya dengan para penumpang di sebuah bahtera yang terdampar di sebuah pulau disebabkan angin lautan yang sangat kencang menghantam mereka. Pulau itu sendiri adalah tambang segala permata dan batuan mulia ; yaqut, zamrud, zabarjah, mutiara, intan dan emas serta bebatuan indah lainnya dan tanaman yang beraroma harum semerbak.Di pulau itu juga terdapat sungai-sungai yang mengalir dan aneka taman. Akan tetapi di sana juga ada sebuah wilayah yang hanya menjadi kekuasaan seorang raja. Tempat itu dikelilingi dan dibatasi oleh pagar dan tembok yang melindungi perbendaharaan kekayaan sang raja beserta semua keluarga dan budak-budaknya.
Maka tatkala para penumpang bahtera itu turun di pulau itu, kepada mereka diumumkan : “Kalian akan tinggal di pulau ini hanya dalam sehari semalam. Karenanya gunakanlah waktu kalian yang amat singkat ini untuk sedapat-dapatnya mengumpulkan mutiara-mutiara berharga yang bertebaran…”.

Minggu, 01 Januari 2012

Fluktuasi Keimanan

Sebab-sebab bertambahnya keimanan

Di antara hal-hal yang akan menumbuhsuburkan keimanan dan membuat batangnya kokoh serta menyebabkan tunas-tunasnya bersemi adalah :

Pertama
Mengenali nama-nama dan sifat-sifat Allah, karena apabila pengetahuan hamba terhadap Tuhannya semakin dalam dan berhasil membuahkan berbagai konsekuensi yang diharapkan maka pastilah keimanan, rasa cinta dan pengagungan dirinya kepada Allah juga akan semakin meningkat dan menguat.

Kedua
Merenungkan ayat-ayat Allah, baik ayat kauniyah maupun ayat syar’iyah. Karena apabila seorang hamba terus menerus memperhatikan dan merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah beserta kemahakuasaan-Nya dan hikmah-Nya yang sangat elok itu maka tidak syak lagi niscaya keimanan dan keyakinannya akan semakin bertambah kuat.

Rabu, 28 Desember 2011

Mencari Kunci Rezeki yang Hilang

Saat ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rezeki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Ditambah lagi dengan berbagai problem kehidupan dan tuntutannya. Sehingga tak jarang di antara mereka ada yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Bermunculanlah para koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggalkan ibadah kepada Allah سبحانه و تعالى untuk mendapatkan secuil uang atau alasan kebutuhan hidup.

Inilah fenomena “hilangnya kunci rezeki” di mata mereka. Mereka lupa bahwa Allah
سبحانه و تعالى telah menjelaskan kepada hamba-hamba-Nya sebab-sebab yang dapat mendatangkan rezeki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia telah menunjukkan kunci – kunci dari pintu rezeki tersebut. Dia pula menjanjikan keluasan rezeki yang tidak disangka-sangka kepada siapa saja yang menempuhnya.

Pada edisi kali ini kami akan menuliskan beberapa hal yang dapat ditempuh agar rezeki halal dari Sang Pemberi dapat diraih, pintu rezeki dari atas langit terbuka, tentu dengan penuh harap dan keyakinan, hanya Dialah yang mencurahkan rezeki kepada hamba – hamba yang Ia kehendaki. Selamat membaca.

Apa yang Menghalangimu untuk Tersenyum???

Apa yang menghalangimu untuk tersenyum saat engkau bertemu dengan orang lain? padahal ia sangat mudah bagimu,dan engkau pun mengetahui bahwa tersenyum kepada saudaramu adalah sedekah.sebagaimana Rasulullah bersabda “senyummu kepada saudaramu adalah sedekah”.


Juga engkau mengetahui bahwa tersenyum tidak membutuhkan biaya darimu,bahkan tidak membutuhkan tenaga dari kekuatanmu, ia hanya menggunakan beberapa otot di wajahmu…

Saudaraku…
Senyummu kepada saudaramu adalah kesejukan,seperti kesejukan embung membasahi dedaunan,senyummu adalah obat penawar bagi hati-hati yang bersedih, pemberi semangat bagi jiwa-jiwa yang lesu,jangan engkau memandang enteng amal ini

Saudaraku…
Cobalah renungkan, andai anda berada di tempat yang asing, tidak ada keluarga dan sanak famili, tidak ada kenalan dan sahabat, tidak ada seorangpun yang bisa tersenyum dan menyapa padamu…bagaimana perasaan mu saat itu?

Atau di saat anda dalam keadaan bersedih, atau sakit…lalu semua orang malah cemberut padamu?bagaimana perasaanmu saat itu?tentu engkau akan merasa semakin sedih dan semakin sakit, padahal obat dari dokter tidak pernah kurang, buah-buah dan makanan lainnya selalu terhidang dikamarmu …lalu apa yang engkau harapkan ???diantara yang anda harapkan adalah senyuman

Senin, 26 Desember 2011

Hiasi Diri dengan Sifat Tawadhu’

Tawadhu’ adalah sifat yang amat mulia, namun sedikit orang yang memilikinya. Ketika orang sudah memiliki gelar yang mentereng, berilmu tinggi, memiliki harta yang mulia, sedikit yang memiliki sifat kerendahan hati, alias tawadhu’. Padahal kita seharusnya seperti ilmu padi, yaitu “kian berisi, kian merunduk”.

Memahami Tawadhu’

Tawadhu’ adalah ridho jika dianggap mempunyai kedudukan lebih rendah dari yang sepantasnya. Tawadhu’ merupakan sikap pertengahan antara sombong dan melecehkan diri. Sombong berarti mengangkat diri terlalu tinggi hingga lebih dari yang semestinya. Sedangkan melecehkan yang dimaksud adalah menempatkan diri terlalu rendah sehingga sampai pada pelecehan hak (Lihat Adz Dzari’ah ila Makarim Asy Syari’ah, Ar Roghib Al Ash-fahani, 299). Ibnu Hajar berkata, “Tawadhu’ adalah menampakkan diri lebih rendah pada orang yang ingin mengagungkannya. Ada pula yang mengatakan bahwa tawadhu’ adalah memuliakan orang yang lebih mulia darinya.” (Fathul Bari, 11: 341)

Selasa, 27 September 2011

Wahdah Islamiyah - HASIL UJIAN PENERIMAAN MAHASANTRI BARU SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 1432-1433H / 2011-2012M

Wahdah Islamiyah - HASIL UJIAN PENERIMAAN MAHASANTRI BARU SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 1432-1433H / 2011-2012M

Jumat, 16 September 2011

Masa Muda, Waktu Utama Beramal Sholeh

Alhamdulillah was shalaatu was salaamu ‘ala Rasulillah wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Waktu muda, kata sebagian orang adalah waktu untuk hidup foya-foya, masa untuk bersenang-senang. Sebagian mereka mengatakan, “Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga.” Inilah guyonan sebagian pemuda. Bagaimana mungkin waktu muda foya-foya, tanpa amalan sholeh, lalu mati bisa masuk surga[?] Sungguh hal ini dapat kita katakan sangatlah mustahil. Untuk masuk surga pastilah ada sebab dan tidak mungkin hanya dengan foya-foya seperti itu. Semoga melalui risalah ini dapat membuat para pemuda sadar, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu mudanya dengan sebaik-baiknya. Hanya pada Allah-lah tempat kami bersandar dan berserah diri.

Dakwatun@tumappigora: "Siapa yang tidur malam dalam kondisi suci, maka malaikat akan bermalam diselimutnya. Dan tidaklah terbangun kecuali malaikat akan berkata,¿Ya Allah ampunilah hambaMu si fulan, sesungguhnya dia tidur dalam kondisi suci"( HR. Ibnu Hibban) hadist hasan
Dakwatun@tumappigora:

"Siapa yg berpuasa Ramadhan, lalu ia iringi puasanya itu dgn puasa enam hari di bulan Syawal, niscaya (pahala) puasanya laksana puasa 1 tahun."(HR. Muslim)

NB: utang puasa dibayar terlebih dahulu

Dakwatun@tumappigora:"Jgn lepaskan ramadhan ini pergi begitu sj.Jgn ucapkan ppisahan dgnx sblm ia mninggalkan arti dlm lembaran amal kita.MUNGKIN INI ADALH KALI TERAKHIR...untukku jg untukmu.Stlh itu tiada lg.Yah..tiada lg Ramadhan,tiada lg shiyam,tiada lg qhiyam,tiada lg tilawah,tiada lg shadaqah,tiada lg istighfar,tiada lg doa,tiada lg i'tikaf,tiada lg idul fitri.Semuax tiada.Yg ada hanyalah HISAB.Dekaplh ia erat selagi engkau diizinx u mdekapx,sebab mungkin ini adlh kali trakhir bg kt u mdekapx penuh RINDU" (Dr tulisan Ustadz Muhammad Ihsan Zainuddin, Lc)
Dakwatun@tumappigora: "Barangsiapa yg akhirat menjadi tujuannya, maka Allah akan menjadikannya kaya dlm hatinya( slalu mrasa cukup), mempermudah semua urusannya yg terpencar, dan didatangi oleh dunia dlm keadaan tunduk kepadanya. Barangsiapa dunia menjadi tujuannya, mk Allah akan menjadikan kefakiran dihadapan matanya, menceraiberaikan urusannya dan tidak diberikan dari dunia kecuali yg telah ditentukan untuknya (HR. Tirmidzi)
Dakwatun@tumappigora: "betapa banyak orang yang berpuasa namun ia tidak mendapatkan dari puasanya kecuali dahaga. (Sahih, HR Ad Darimi)
Dakwatun@tumappigora:"Peliharalh sifat jujur di dalam hatimu, karena sesungguhnya sifat jujur menunjuki seseorang kpd kebaikna, dan sesungguhnya kebaikan mengantarnya masuk surga. Tidaklah seseorang berupaya terus bersifat jujur, melainkan ia akan dicatat sebagai orang yg jujur di sisi Allah (Muttafaq Alaih)
Dakwatun@tumappigora: "Perumpamaan orang mukmin yg membaca Al Qur'an adalah seperti buah utrujjah(sebangsa apel) yg harum baunya dan manis rasanya. Perumpamaan orang mukmin yg tidak membaca Al Qur'an seperti buah kurma yg tidak berbau namun manis rasanya. Perumpamaan orang munafik yg membaca Al Qur'an seperti bunga yg harum baunya namun pahit rasanya. Dan perumpamaan orang munafik yg tdk membaca Al Qur'an seperti buah pare yg tidak berbau dan pahit rasanya.(HR. Bukhari)
Dakwatun@tumappigora: Setiap umatku pasti akan masuk surga kecuali orang yang enggan, Barangsiapa taat kepadaku maka ia akan masuk surga, dan barangsiapa yang bermaksiat kepadaku maka sungguh ia telah enggan (HR. Bukhari)
Dakwatun@tumappigora: "Tiga hal yg apabila berada dalam diri seseorang ia akan merasakan manisnya iman. Hendaklah Allah dan RasulNya lebih ia cintai dari selain keduanya, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan ia membenci untuk kembali pd kekufuran sebagaiman ia membenci untuk dilemparkan ke api neraka". (Muttafaq Alaih)
Dakwatun@tumappigora: Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah hendaklah dia mengamati bagaimana kedudukan Allah dalam dirinya. Sesungguhnya Allah menempatkan hambaNya dalam kedudukan sebagaimana dia menempatkan kedudukan Allah pada dirinya (HR.Al Hakim)
Dakwatun@tumappigora:"Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya (berdzikir) dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya bagaikan orang hidup dengan orang mati (HR. Bukhari)
Dakwatun@tumappigora:"Sesungguhnya orang yg paling ringan azabnya pd hari kiamat adalah lelaki yg diletakkan bara api di kedua kakinya sehingga mendidihlah otaknya karena keduanya, sebagaimana mendidihnya ceret karena dimasak. (Muttafaq Alaihi)
Dakwatun@tumappigora:"Jika seorang perempuan mendirikan shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya, Masuklah ke surga dari pintu manapun yg kamu suka.(HR. Ahmad)