Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Tidak terasa waktu telah berlalu begitu cepat sehingga memerlukan sebuah refleksi kepengurusan baru didalam kepengurusan yang lama. Dan daripada itu pengurus DPP TUMAPPIGORA mengadakan Musyawarah Pleno pengurus yang akan dilaksanakan pada hari ahad tanggal 10 Oktober 2010 bertempat di Masjid An Nuur jl Nuri Sungguminasa Kabupaten Gowa jam 8 pagi . Mohon Doa restu demi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Kepada pengurus terkhusus ikhwan agar kiranya dapat hadir untuk memaksimalkan tersebut.
Rabu, 06 Oktober 2010
Jumat, 01 Oktober 2010
Audisi Penghuni Surga
Jujur aja nih, kita pantas bertanya: baik dalam hati maupun teriak keras. Bertanya tentang apa? Lengkapnya bukan bertanya aja, tapi sekaligus mempertanyakan. Kita harus bertanya: mengapa begitu banyak temen-temen remaja yang berebut ambil jatah untuk audisi jadi seleb? Lihat aja, bukan cuma rela berkeringat dan pegal menunggu giliran audisi KDI dan Indonesian Idol, tapi begitu semangat ketika memamerkan keahliannya menyanyi dan tentu bergaya di depan juri audisi acara tersebut.
Selasa, 14 September 2010
Keutamaan Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawwal
Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.”[1]
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.”[1]
Minggu, 05 September 2010
Teman Istimewa
Wahai sahabatku pernahkah kita berfikir tentang teman istimewa????
Mungkin kita beranggapan bahwa teman istimewa kita adalah yang paling dekat dengan kita yang akan selalu membantu kita bila kita ketika kita menghadapi masalah. Mungkin teman istimewa kita adalah orang yang selalu ada didekat kita yang selalu menasehati kita ketika kita melakukan kesalahan, yang selalu dan selalu kita lebihkan dibandingkan teman kita yang lain.
Sebuah kisah dari para salaf kita yaitu kisah dari Ubaid bin Umair.
Ubaid bin Umair berkata:" ada seseorang yang memiliki teman istimewa, sebagian dianggap lebih istimewa dari yang lain.Suatu kali ia tertimpa suatu masalah, iapun menemui teman pertamanya yang paling istimewa dan berkata" wahai fulan, saya sedang menghadapi masalah, aku ingin engkau mau membantuku" teman pertama berkata "aku tidak bisa membantumu". iapun beranjak untuk menemui teman yang kedua yang diistimewakan setelah teman pertama dan berkata seperti yang ia katakan kepada teman pertamanya maka Jawabnya" Baiklah aku akan mengantarmu ke tempat tujuan, setelah itu aku akan pulang meninggalkanmu. Orang itupun mendatangi teman ketiga yang ia anggap tidak terlalu istimewa dibanding teman pertama dan kedua. "wahai fulan aku menghadapi masalah aku harap kamu dapat membantuku". teman ketiga menjawab aku akan menemanimu kemanapun engkau pergi dan akan ikut masuk kemanapun kamu masuk"
Mungkin kita beranggapan bahwa teman istimewa kita adalah yang paling dekat dengan kita yang akan selalu membantu kita bila kita ketika kita menghadapi masalah. Mungkin teman istimewa kita adalah orang yang selalu ada didekat kita yang selalu menasehati kita ketika kita melakukan kesalahan, yang selalu dan selalu kita lebihkan dibandingkan teman kita yang lain.
Sebuah kisah dari para salaf kita yaitu kisah dari Ubaid bin Umair.
Ubaid bin Umair berkata:" ada seseorang yang memiliki teman istimewa, sebagian dianggap lebih istimewa dari yang lain.Suatu kali ia tertimpa suatu masalah, iapun menemui teman pertamanya yang paling istimewa dan berkata" wahai fulan, saya sedang menghadapi masalah, aku ingin engkau mau membantuku" teman pertama berkata "aku tidak bisa membantumu". iapun beranjak untuk menemui teman yang kedua yang diistimewakan setelah teman pertama dan berkata seperti yang ia katakan kepada teman pertamanya maka Jawabnya" Baiklah aku akan mengantarmu ke tempat tujuan, setelah itu aku akan pulang meninggalkanmu. Orang itupun mendatangi teman ketiga yang ia anggap tidak terlalu istimewa dibanding teman pertama dan kedua. "wahai fulan aku menghadapi masalah aku harap kamu dapat membantuku". teman ketiga menjawab aku akan menemanimu kemanapun engkau pergi dan akan ikut masuk kemanapun kamu masuk"
Minggu, 11 Juli 2010
Belajar Mencintai
"Manusia tidak jatuh 'ke dalam' cinta, dan tidak juga keluar 'dari cinta'.
Tapi manusia tumbuh dan besar dalam, cinta," begitu katanya dalam sebuah ceramah. Cinta, di banyak waktu dan peristiwa orang selalu berbeda mengartikannya. Tak ada yang salah, tapi tak ada juga yang benar sempurna penafsirannya. Karena cinta selalu berkembang, ia seperti udara yang mengisi ruang kosong. Cinta juga seperti air yang mengalir ke dataran yang lebih rendah. Tapi ada satu yang bisa kita sepakati bersama tentang cinta. Bahwa cinta, akan membawa sesuatu menjadi lebih baik, membawa kita untuk berbuat lebih sempurna. Mengajarkan pada kita betapa, besar kekuatan yang dihasilkannya. Cinta membuat dunia yang penat dan bising ini terasa indah, paling tidak bisa kita nikmati dengan cinta. Cinta mengajarkan pada kita, bagaimana caranya harus berlaku jujur dan berkorban, berjuang dan menerima, memberi dan mempertahankan. Bandung Bondowoso tak tanggung-tanggung membangunkan seluruh jin dari tidurnya dan menegakkan seribu candi untuk Lorojonggrang seorang. Sakuriang tak kalah dahsyatnya, diukirnya tanah menjadi sebuah telaga dengan perahu yang megah dalam semalam demi Dayang Sumbi terkasih yang ternyata ibu sendiri. Tajmahal yang indah di India, di setiap jengkal marmer bangunannya terpahat nama kekasih buah hati sang raja juga terbangun karena cinta. Bisa jadi, semua kisah besar dunia, berawal dari cinta.
Tapi manusia tumbuh dan besar dalam, cinta," begitu katanya dalam sebuah ceramah. Cinta, di banyak waktu dan peristiwa orang selalu berbeda mengartikannya. Tak ada yang salah, tapi tak ada juga yang benar sempurna penafsirannya. Karena cinta selalu berkembang, ia seperti udara yang mengisi ruang kosong. Cinta juga seperti air yang mengalir ke dataran yang lebih rendah. Tapi ada satu yang bisa kita sepakati bersama tentang cinta. Bahwa cinta, akan membawa sesuatu menjadi lebih baik, membawa kita untuk berbuat lebih sempurna. Mengajarkan pada kita betapa, besar kekuatan yang dihasilkannya. Cinta membuat dunia yang penat dan bising ini terasa indah, paling tidak bisa kita nikmati dengan cinta. Cinta mengajarkan pada kita, bagaimana caranya harus berlaku jujur dan berkorban, berjuang dan menerima, memberi dan mempertahankan. Bandung Bondowoso tak tanggung-tanggung membangunkan seluruh jin dari tidurnya dan menegakkan seribu candi untuk Lorojonggrang seorang. Sakuriang tak kalah dahsyatnya, diukirnya tanah menjadi sebuah telaga dengan perahu yang megah dalam semalam demi Dayang Sumbi terkasih yang ternyata ibu sendiri. Tajmahal yang indah di India, di setiap jengkal marmer bangunannya terpahat nama kekasih buah hati sang raja juga terbangun karena cinta. Bisa jadi, semua kisah besar dunia, berawal dari cinta.